Program Kembali Bekerja BPJS Ketenagakerjaan

Program Kembali Bekerja BPJS Ketenagakerjaan
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) merupakan salah satu program jaminan sosial yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja atas risiko pekerjaan yang mungkin terjadi. Salah satu manfaat dari program JKK adalah hadirnya program JKK-Return to Work (RTW), yang memastikan pekerja untuk bekerja kembali pasca terjadinya kecelakaan kerja yang mengakibatkan kecacatan atau disabilitas.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif mengatakan, sejak 2016 tercatat 1096 perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan telah mengikuti program ini, dimana para pekerja yang bekerja di perusahaan tersebut secara otomatis mendapatkan perlindungan JKK-RTW jika sesuatu yang tidak diinginkan menimpa pekerja yang sampai mengakibatkan cacat.

"Program JKK-RTW ini bertujuan untuk membantu pekerja yang mengalami kecelakaan kerja untuk bisa kembali bekerja dengan kondisi kecacatan atau keterbatasan fisik yang diderita, bahkan mendapatkan keterampilan baru," kata Krishna pada kegiatan sosialisasi kepada perusahaan peserta di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta, Rabu (15/3).

Dia menjelaskan, program ini membantu para pekerja dimana pekerja yang mengalami kecelakaan akan diberikan pendampingan sejak saat pengobatan di rumah sakit, pemulihan pasca pengobatan dan perawatan hingga pelatihan kerja untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai dengan kondisi fisiknya.

"Tentunya pendampingan untuk bisa kembali kerja ini membutuhkan waktu sehingga pekerja tersebut bisa siap untuk kembali belerja di lingkungan pekerjaan masing-masing, atau usaha mandiri," tambahnya.

Aturan dan tata cara pemberian program kembali bekerja diatur dalam Peraturan menteri tenagakerja  no 10 tahun 2016 , dapat di downloads  di sini


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.