Selamat Bergabung SPA FSPS PT.Sarana Sumber Tirta - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

Selamat Bergabung SPA FSPS PT.Sarana Sumber Tirta

spa fsps pt.sarana sumber tirta cirebon
Serikat pekerja merupakan wadah bagi kalangan pekerja atau buruh untuk mengorganisir dirinya. Sebab seringkali buruh hanya dipandang sebagai objek dalam hubungan industrial. Padahal sedikit telah disinggung di atas, bahwa industri merupakan perpaduan antara modal, manajemen dan pekerja. Dengan demikian seharusnya buruh atau pekerja dipandang sebagai faktor intern yang turut memiliki andil yang tidak sedikit dalam mengokohkan perusahaan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin muncul dari pandangan ini serta posisi buruh yang lemah inilah dibutuhkan serikat buruh atau serikat pekerja.
Keberadaan serikat pekerja juga didukung dan dituangkan dalam Konvensi ILO (Organisasi Perburuhan Internasional) Nomor 87 Tahun 1948  dan telah diratifikasi oleh pemerintah Indonesia melalui Keppres Nomor 83 Tahun 1998 yang berbunyi antara lain,pasal 2 “Para pekerja dan pengusaha, tanpa perbedaan apapun, berhak untuk mendirikan dan, menurut aturan organisasi masing – masing, bergabung dengan organisasi – organisasi lain atas pilihan mereka sendiri tanpa pengaruh pihak lain”; pasal 4 “Organisasi pekerja dan pengusaha tidak boleh dibubarkan atau dilarang kegiatannya oleh penguasa administratif”.
Kemudian apa fungsi dari serikat pekerja?. Menurut UU No.21 tahun 2000 mengenai Serikat Buruh atau Serikat Pekerja,  fungsi serikat pekerja  mencakup pembuatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), penyelesaian perselisihan industrial, mewakili pekerja di dewan atau lembaga yang terkait dengan urusan perburuhan, serta membela hak dan kepentingan anggota serikat. Sedangkan menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan Tahun 2003 Pasal 102 dalam melaksanakan hubungan industrial, pekerja dan serikat pekerja mempunyai fungsi menjalankan pekerjaan sesuai dengan kewajibannya, menjaga ketertiban demi kelangsungan produksi, menyalurkan aspirasi secara demokratis, mengembangkan keterampilan, dan keahliannya serta ikut memajukan perusahaan dan memperjuangkan kesejahteraan anggota beserta keluarganya. Dengan demikian dapat dikatakan serikat pekerja merupakan hak bagi pekerja.
     Serikat pekerja menjadi penting bagi kaum pekerja sebab merupakan wadah bagi kaum buruh untuk memperjuangkan hak-haknya. Melalui serikat pekerja buruh terlindungi hak-haknya, tersampaikan aspirasinya, terperhatikan kesejahteraannya, serta terbela saat terjadi perselisihan industrial. Hak berserikat bagi buruh juga diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Tahun 2003 Nomor 17 Pasal 1. Dengan demikian seluruh buruh berhak untuk berserikat dan mengorganisir diri.
Beberapa faktor menjadi penghambat serikat pekerja untuk berkembang, antara lain faktor ekonomi. Dikarenakan keterbatasan ekonomi, membuat buruh tak sempat memikirkan untuk berserikat. Selanjutnya yaitu ketakutan untuk berserikat, karena takut dipecat, diasingkan oleh kawan-kawan dan atasan, dan lain-lain. Semua di atas dikarenakan kurangnya kesadaran kaum pekerja bahwa berserikat justru menjadi jalan keluar bagi persoalan-persoalan tersebut.
Tugas penanaman kesadaran bagi buruh bahwa dirinya memegang peranan vital bagi proses produksi merupakan tugas kita bersama seluruh lapisan masyarakat yang sadar. Sebab tanpa kaum buruh, mustahil agenda pembangunan di negara ini dapat berjalan. Dengan demikian sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memperhatikan nasib kaum buruh dan bekerja demi kemajuan bangsa.
 
Perkembangan FSPS di Cirebon itu sangat signifikan, mengapa demikian?
1. Adanya harapan besar bahwa bersama FSPS akan lahir sebuah perubahan ke arah yang lebih baik dan
2. Adanya orang yang mau dan mampu terus menerus membangkitkan semangat bahwa perubahan yang baik hanya mampu dicapai dengan bergerak.

 
Selamat Bergabung SPA FSPS PT.Sarana Sumber Tirta Cirebon semoga amanah dalam memperjuangkan hak dan kepentingan kepentingan anggotanya , serta dapat memajukan dan mensejahterakan para anggotanya dan umumnya meningkatkan kesadaran berserikat di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.