Menggugat Hak Kepastian Bekerja - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

Menggugat Hak Kepastian Bekerja

Pekerja Indonesia merupakan bagian dari rakyat yang hak konstitusionalnya amat istimewa dijamin dalam UUD'45, yaitu hak mendapatkan pekerjaan dan upah layak, kebebasan berserikat serta jaminan sosial. Empat hak dasar tersebut mutlak harus dipenuhi oleh Negara cq Pemerintah.
Mengapa founding father negeri ini menempatkan hak untuk mendapatkan pekerjaan paling awal di Pasal 27, karena inilah sejatinya awal untuk mendapatkan harkat dan martabat rakyat. Tanpa adanya atau kurangnya lapangan kerja, maka rakyat tak lagi dapat memenuhi kesejahteraannya melalui upah. Tanpa ketersediaan lapangan kerja yang dapat memberikan ruang pekerjaan, maka upah layak hanya mimpi.
Jika lapangan kerja lebih sedikit dari angkatan kerja, maka bargaining position pekerja terhadap pengusaha dan pemerintah sangat kecil. Karena sulitnya mencari kerja, pekerja menerima segala sistem dan mekanisme kerja yang ditawarkan perusahaan. Akibatnya pelanggaran norma pun terjadi, tak ada lagi kepastian kerja karena sistem outsourcing dan kontrak, tak ada lagi upah layak hanya upah minimum, kebebasan berserikat hanya sekedar pemanis bibir padahal pengusaha sangat membencinya, terlebih jaminan sosial yang nilainya makin fantastis menurut barometer pengusaha.
"Menggugat Hak Kepastian Bekerja".

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.