Sebanyak 1479 Perusahaan Masih Belum Mampu Mengurangi Tingkat Pengagguran Di Kabupaten Karawang. - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

Sebanyak 1479 Perusahaan Masih Belum Mampu Mengurangi Tingkat Pengagguran Di Kabupaten Karawang.

KARAWANG – Seiring dengan masuknya fase kelulusan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat, tentunya bertambah pula tingkat pencari kerja dan pengangguran di kabupaten karawang. Pasalnya setiap tahun Kabupaten karawang meluluskan ribuan pelajar. Berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang,H. Ahmad Suroto, menjelaskan  bahwa pada lulusan tahun 2014 saja seluruh sekolah SMA/sederajat yang ada di kabupaten akarawang meluluskan kurang lebih 12.000 pelajar.
Dari 12 ribu tersebut, Suroto merincikan yang melanjutkan ke jenjang perkuliahan sebanyak 3.000 orang, 1.000  orang rata mengambil jalan untuk berwirausaha dan sebanyak 8.000 orang bekerja ke perusahaan.
Berdasarkan data tersebut, jika setiap tahun sebanyak 8 ribu orang harus bersaing untuk beerja di perusahaan maka sudah dapat dipastikan tingkat pengangguran di kabupaten Karawang meningkat.
Sementara, data yang disampaikan pihak disnakertrans Kabupaten Karawang bahwa sebanyak 293.853.440 orang terdaftar sebagai pekerja di 1479 perusahaan lokal maupun asing yang berdomisili di Kabupaten Karawang.Senin(25/6).  
Lulusan SMA/SMK sedang mencari Informasi Lowongan Pekerjaan di DISNAKER
Dari ke 1479 perushaan yang ada di Kabuaten Karawang 992 diantara nya merupakan perusahaan lokal dan 487 sisanya merupakan perusahaan aing. Sementara untuk jumlah tenaga kerja lokal atau WNI (Warga Negara Indonesia,red) sebanyak 198.616 orang laki-laki dan 98.462 orang perempuan.
Selanjutnya untuk tenaga kerja Asing (WNA) sebanyak 1.809 orang laki-laki dan 105 orang perempuan.
Ketika di tanya terkait informasi potensi penerimaan tenaga kerja baru dari masing-masing perusahaan pihaknya menjawab bahwa terkait hal tersebut itu tergantung dari kebutuhan dari masing-masing perusahaan.
Dengan angka kelulusan pertahun yang sangat tinggi namun tidak sebanding dengan penerimaan tenaga yang terbatas, tentunya angka pengangguran pun akan terus meningkat.
Menanggapi permasalahan tersebut Suroto telah merencanakan beberapa cara agar tingkat pengguran dapat diminimalisir.
“Disnaker telah menyiapkan Balai Latihan Kerja bagi pelajar Karawang yang baru lulus yang bertujuan untuk meningkatkan keahlian untuk menyikapi daya saing dalam mencari kerja ke perusahaan maupun berwirausaha,”ungkapnya
Kami juga lanjutnya, akan segera menyebar surat penegasan terhadap perusahaan di Karawang supaya menegakan Perda No.1 Tahun 2011 tentang ketenagakerjaan agar pribumi dapat diprioritaskan.
Selain itu, Suroto beserta jajaran sedang mempersiapkan ‘Job Fair tahun 2015’ yang tentunya perlukan persiapan yang matang agar kekurangan maupun kesalahan pada tahun yang lalu tidak kembali terulang.
“Kami sedang persiapan untuk membuka kembali Job Fair di tahun ini, dan berkaca dari acara Job Fair pada tahun sebelumnya yang banyak menuai keluhan dan dirasa tidak tepat sasaran maka kami perlu persiapan yang sangat matang agar kekurangan seperti tahun lalu tidak terjadi di tahun ini,”imbuhnya.
Suroto juga menjelaskan bahwa untuk rencana  ‘job Fair sendiri akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2015 ini.
Target kita pertengahan tahun ini bisa diselenggarakan, mungkin tepatnya setelah idul fitri nanti. masih ada waktu untuk kami memperisapkan agar pada saat pelaksanaan nanti dapat berjalan lancer dan sesuai harapan banyak pihak,”pungkasnya
(umay)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.