Inilah kenikmatannya jadi aktivis buruh - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

Inilah kenikmatannya jadi aktivis buruh

Inilah kenikmatannya jadi aktivis buruh
Anda mungkin terlibat langsung dalam memperjuangkan orang lain atau banyak orang sehingga kenaikan upah minimum sangat tinggi.
Anda mungkin terlibat langsung sehingga banyak orang berubah status hubungan kerjanya menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu.
Anda mungkin mampu memperjuangkan kenaikan upah sehingga banyak orang yang upahnya naik tinggi.
Anda mungkin terlibat langsung sehingga mereka mendapatkan bonus dari tempat kerjanya.
Anda mungkin melakukan satu kesalahan atau kegagalan sehingga apa yang sudah anda lakukan kemudian hilang karena kegagalan atau kesalahan.
Anda mungkin akan prustasi ketika anda telah mengorbankan waktu, isi kantong, keluarga bakan prestasi anda di tempat kerja ketika yang anda dapat hanyalah buruk sangka.
Anda mungkin marah diam-diam ketika seharusnya mampu dikerjakan bersama ternyata harus anda kerjakan sendiri dengan keterbatasan kemampuan yang anda miliki karena anda merasa harus melakukannya walaupun sakit hati.
Anda mungkin pernah di sangka menerima setumpuk rupiah, yang pada kenyataannya untuk merokokpun anda nggak sanggup beli.
Anda mungkin pernah duduk sendiri dan dalam diam hati anda berkata, "saya menyerah Tuhan."
Anda mungkin berfikir mengapa saya harus memikirkan dan memperjuangkan orang lain, sementara ketika anda dalam keadaan terpuruk semua orang menjauh dan tidak peduli.
Anda mungkin menyesal mengapa telah membantu orang lain, sementara saat anda membutuhkan bantuan tidak ada satupun orang yang peduli.
Sahabatku yang dihebatkan oleh perbuatan baiknya dan kemudian melupakannya.
Semua hal mungkin terjadi, perbedaan anda dengan mereka hanya ada pada satu hal, yaitu anda tidak pernah mengeluh depan orang dan anda tidak pernah meminta bantuan orang lain saat anda dalam keterpurukan. Sahabat anda dan tempat pertolongan anda hanyalah Tuhan dan hanya segala kebaikan yang pernah anda lakukan yang anda telah lupa atas segala kebaikan tersebut.
Anda mungkin ingin semua mendapatkan keberhasilan bersama-sama bukan? Anda berkeinginan naik kelas bersama-sama bukan? Dan anda selalu berkeinginan bersama-sama dalam kenikmatan yang anda raih bukan?
Coba perhatikan baik-baik cerita di bawah ini.
Pada sebuah perlombaan, baik itu perlombaan bernyanyi seperti x factor atau Indonesian Idol atau ujian saat sekolah atau perlombaan olah raga tentunya dari awal akan banyak peserta yang terjaring untuk masuk ikut perlombaan. Mungkin bisa ribuan peserta, mungkin bisa ratusan peserta bahkan mungkin hanya puluhan orang sebagai peserta. Saat pertama pasti ramai orang dan kita akan merasa senang bila terus bersama-sama. Tertawa bahkan ngobrol santai bersama.
Namun kehidupan akan terus berjalan dan waktu akan terus bergerak menggilas siapapun yang diam dan tidak bergerak. Sebuah perlombaan pasti akan ada ujian atau kenaikan kelas dan pasti harus ada yang tertinggal.
Lihatlah perlombaan menyanyi di X Factor! Siapapun yang tidak memenuhi syarat untuk ikut pada episode berikutnya akan dipulangkan dan tidak ada siapapun yang dapat menolongnya.
Lihatlah pada perlombaan lari maraton, walaupun ada ribuan peserta namun dalam perjalannya pasti akan selalu ada yang tertinggal bahkan tidak sanggup berlari hingga garis finis. Ribuan peserta di garis awal, mungkin saja hanya akan tersisa ratusan peserta di garis finis.
Di akhir semua perlombaan itu hanya akan di cari dan diberikan yang terbaik maksimal hanya kepada tiga orang atau bahkan hanya kepada satu orang yang terbaik diantara yang lain.
Sang juara hanya untuk yang spesial dan itu hanya diberikan kepada siapapun yang konsisten untuk terus berlatih, bergerak, belajar dan konsisten dalam bidangnya.
Sang juara mungkin sebelumnya pernah jatuh. Sang juara mungkin sebelumnya pernah sakit hingga tertinggal dan harus mengulang pada tahun berikutnya. Sang juara mungkin pernah dikecewakan oleh seseorang yang telah dia berikan bantuan agar sama-sama mencapai garis finis.
Yang pasti hari ini Tuhan telah memilih anda untuk melakukan yang terbaik bagi siapapun. Karena Tuhan tau bahwa anda akan sanggup memikul segala cobaan dan ujianNYA.
Berbahagialah ketika Tuhan mempercayakan kepada anda untuk melakukannya. Darimana anda harus percaya? Bukankah Tuhan tidak pernah memberitahukan kepada anda bahwa andalah yang dipilih oleh Tuhan?
Buktinya adalah anda masih disini dan masih terus berbuat kebaikan bagi orang lain dengan segala keterbatasan yang anda miliki. Itulah salah satu bukti bahwa Tuhan masih percaya sama anda dan kemampuan anda.
Sampai kapan perjalanan ini akan anda lalui?
Kita tidak akan pernah tau kapan batas akhir atau finalisasi dari sebuah kehidupan karena kehidupan bukan perlombaan yang ada batas waktunya, dan perbuatan baik anda dan kepedulian anda bukan berhadiah payung atau jam dinding. Kebaikan anda akan mendapatkan tempat terbaik yang memang pantas anda dapatkan dan spesial diberikan oleh Tuhan hanya untuk anda dan hanya untuk sang juara.
Mengapa Tuhan memberikan waktu begitu lama dalam perjalanan ini? Karena Tuhan tau, anda pantas untuk mendapatkan pahala spesial, karena Tuhan tau anda layak diberikan waktu untuk selalu berbuat kebajikan, karena Tuhan tau anda yang pantas menjadi Sang Juara.
Saya pernah berkelana mencari putaran hidup. Datang ke satu ahli ke ahli lainnya. Di uji satu ujian dengan ujian lainnya. Hingga saya mendapatkan kesimpulan bahwa perputaran hidup itu hanya ada dalam radius detik dengan lingkaran kehidupan selama 260 hari dan berjarak delapan tahun.
Hari ini anda mungkin anda dalam kebahagiaan, maka delapan tahun lalu anda dalam kebahagiaan. Hari ini anda dalam kesusahan, mungkin delapan tahun lalu anda dalam kesusahan. Demikianlah hidup terus berputar sesuai porosnya. Porosnya ada di hati anda dan menembus kalbu terdalam. Seandainya Tuhan mau, mungkin anda akan diberikan kemampuan melihat hari esok, namun itu tidak akan diberikan karena Tuhan akan selalu memberikan kejutan untuk anda. Maka, teruslah berbuat kebajikan dan selalu menjaga lisan karena Tuhan akan memberikan kejutan-kejutan berikutnya untuk anda sesuai dengan apa yang kita lakukan hari ini.
Tetap bergerak, anda sampai karena anda bergerak!
(AK)

Ditulis oleh :Abda Khair Mufti
Gambar sources : google.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.