TEAM ADVOKASI JAMINAN SOSIAL DARI FSPS LAPORKAN SALAH SATU RS.SWASTA DI KARAWANG - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

TEAM ADVOKASI JAMINAN SOSIAL DARI FSPS LAPORKAN SALAH SATU RS.SWASTA DI KARAWANG

TEAM ADVOKASI JAMINAN SOSIAL   DARI FSPS LAPORKAN SALAH SATU RS.SWASTA DI KARAWANG
Karawang – Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa ( FSPS ) melalui team Advokasi Jaminan Sosial nya melaporkan salah satu RS swasta di karawang ke bagian pelayanan BPJS Karawang. Hal tersebut adalah buntut dari pungutan yang dilakukan oleh RS.swasta tersebut kepada pasien peserta BPJS yang kebetulan juga merupakan anggota FSPS. 
Juru bicara team Advokasi Jaminan Sosial FSPS Ahmad Wahyudi mengatakan bahwa pungutan yang dilakukan oleh RS.swasta tersebut sangat merugikan bagi pasien peserta BPJS “ saya menerima laporan dari anggota FSPS yang dipungut biaya sebesar Rp 3.700.000 saat berobat ke salah satu RS swasta di Karawang, padahal  dalam pemeriksaan dokter mengatakan bahwa pasien tersebut  harus segera mendapatkan perawatan medis, namun karena kamar kelas I, II, dan III penuh, maka pasien tersebut di pindahkan ke ruang V. I. P  ungkap wahyudi menjelaskan.

Lebih lanjut Heri Purnomo yang  juga merupakan bagian dari team Advokasi Jaminan Sosial menjelaskan bahwa perpindahan kelas dari kelas I ke VIP bukanlah suatu dasar yang dapat dibenarkan untuk  melakukan pungutan biaya tambahan, karena seharusnya peserta BPJS kesehatan tidak perlu mengeluarkan uang untuk biaya perawatan di Rumah Sakit karena semuanya telah di cover oleh BPJS.

Perwakilan team Advokasi Jaminan Sosial yang terdiri dari Ahmad Wahyudi, Heri Purnomo, Chairul Eillen, dan Riyanto  diterima oleh Taufik dari bagian pelayanan BPJS kesehatan Kab.Karawang. “ pelaporan dan bukti bukti dari kawan kawan FSPS sudah kami terima dan segera kami akan mengkonfirmasi ke pihak rumah sakit tersebut “ kata Taufik menjelaskan.

Team Advokasi Jaminan Sosial adalah salah satu badan ad hoc yang dibentuk oleh FSPS dan telah ter integrasi dengan BPJS WATCH. Lebih lanjut Agus Humaedi Abdillah selaku ketua umum FSPS juga menjelaskan bahwa team Advokasi Jaminan Sosial yang dimiliki oleh FSPS kedepannya juga akan melakukan kerja kerja sosial untuk membantu masyarakat peserta BPJS yang mengalami kesulitan saat berobat. “ Team Advokasi Jaminan Sosial adalah  badan ad hoc di FSPS yang nantinya tidak hanya meng advokasi peserta BPJS dari anggota FSPS saja, tetapi juga masyarakat umum peserta BPJS, yang mengalami kesulitan atau kecurangan saat berobat di rumah sakit atau faskes tingkat I “ ungkap Agus saat di hubungi via telepon.

Sebelumnya team advokasi jaminan sosial yang di bentuk FSPS ini juga telah berhasil meng advokasi dan mengembalikan uang biaya pengobatan yang diminta oleh salah satu RS swasta di karawang kepada seorang peserta BPJS Kesehatan buruh pabrik di kawasan surya cipta sebesar Rp 1.800.000, dan juga seorang buruh pabrik di kawasan KIIC yang tidak mendapatkan santunan saat mengalami kecelakaan kerja.( CH )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.