Buruh Karawang Ini Mantap Buka Usaha Sendiri Setelah Terkena PHK - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

Buruh Karawang Ini Mantap Buka Usaha Sendiri Setelah Terkena PHK

Endin Suryandin
Bekerja pada orang lain, apalagi sebagai buruh pabrik, memang tak bisa selamanya memberi jaminan bagi masa depan. Perusahaan yang mempekerjakan para buruh bisa kapan saja memberhentikan mereka, dengan alasan apapun. Bahkan, meski sudah berstatus karyawan tetap, pihak perusahaan tetap saja bisa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), jika mereka menginginkan itu atau tidak membutuhkan tenaga lagi.

Meski masih sempat bekerja lagi sebagai buruh pabrik di salah satu perusahaan otomotif di Kawasan Industri Mitra, Karawang, namun Endin akhirnya benar-benar mantap untuk berwirausaha, setelah menyaksikan banyak rekan-rekannya satu serikat buruh yang di-PHK. Sejak itu, dia pun memantapkan diri untuk membuka usaha sendiri. Endin pun memilih usaha sablon kaos dengan digital printing dan cutting stiker yang masih jarang di Karawang.
Prian Hermawan

Sekitar bulan Februari 2015 lalu, dia memulai usahanya bekerja sama dengan seorang mantan buruh yang juga bernasib sama dengannya, bernama Prian. Dengan modal sekitar Rp 40 juta, Endin dan temannya membeli mesin digital printing, serta beberapa peralatan dan perlengkapan lainnya. Meski hanya dengan peralatan yang masih seadanya, namun mereka sudah mantap memulai usahanya demi mendapatkan kebebasan dalam bekerja.

Itu pula yang dialami oleh Endin Suryadin, salah seorang mantan buruh di Karawang, Jawa Barat. Meski sudah diangkat sebagai karyawan tetap di salah satu perusahaan otomotif di Karawang International Industrial City (KIIC) beberapa tahun yang lalu, ternyata dia tetap saja bisa di-PHK oleh perusahaan, hanya karena mendirikan serikat baru di tempat kerjanya. Bahkan, sebelumnya Endin juga pernah dikirim untuk pelatihan ke Jepang oleh perusahaan.
Hingga saat ini, meski baru berjalan beberapa bulan, namun usahanya sudah mampu menghasilkan omset 
rata-rata mencapai Rp 10 juta per bulan. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.