Kesepakatan FSPS dengan Manajement PT. Parklane Furniture - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

Kesepakatan FSPS dengan Manajement PT. Parklane Furniture

Sudah berkerja selama bertahun-tahun di PT. Parklane Furniture yang ada di Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, namun tak kunjung juga di angkat mejadi pegawai tetap. Ratusan pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS) Kabupaten Cirebon meluruk perusahaan tempat mereka bekerja, Senin (27/7). Pekerja pun menuntut agar perusahan tersebut segera mengangkat menjadi pegawai tetap.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa Kabupaten Cirebon, Amal Subhan mengatakan, sedikitnya 159 anggotanya tidak boleh masuk kerja karena harus mendatangani kontrak baru. Padahal mereka (pekerja-red) sudah kerja bertahun-tahun di perusahan tersebut.
Setelah melakukan aksi unjuk rasa beberapa kali, akhirnya tuntutan para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS) PT Parklane Furniture dipenuhi oleh pihak manajemen perusahaan tersebut. Kesepakatan itu tertuang dalam perjanjian bersama yang ditandatangani oleh kedua belah pihak di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (30/07/2015).

Perjanjian bersama itu sendiri ditandatangani oleh Advisor Perusahaan, Frits Lainsamputty dan Manager Pabrik, Nurdin Chandra dari pihak manajemen PT Parklane Furniture sebagai pihak kesatu. Sedangkan dari buruh (pihak kedua), diwakili oleh Ketua Serikat Pengurus Anggota (SPA) FSPS PT Parklane Furniture, Abdul Rois dan salah seorang pengurus, Mulus.
Kemudian, dari Disnakertrans Kabupaten Cirebon, diketahui oleh Kepala Seksi Persyaratan Kerja dan Penyelesaian Hubungan Industrial, Dadan Subandi, serta disaksikan Pejabat Sementara Kepala Desa Lurah. Dalam perjanjian bersama itu tertuang 4 kesepakatan, yaitu:
  1. Bahwa para pihak sepakat untuk melanjutkan hubungan kerja terhitung mulai hari Jumat tanggal 31 Juli 2015 pada jabatan semula dengan masa kerja berlanjut, serta apabila terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) perhitungan kompensasi terhadap PHK tersebut masa kerja diperhitungkan sejak awal bekerja.
  2. Bahwa kesepakatan bersama yang dibuat dan ditandatangani sebagai kelengkapan tertib administrasi yang diperlukan oleh pihak perusahaan tidak akan berdampak hukum terhadap para pihak.
  3. Bahwa pihak kedua akan melengkapi data-data yang diperlukan oleh pihak kesatu berupa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotocopy Kartu Keluarga (KK), fotocopy Ijazah dan pas foto.
  4. Bahwa dengan ditandatangani dan dilaksanakannya perjanjian bersama ini oleh kedua belah pihak, maka pihak kedua tidak akan melakukan unjuk rasa yang akan direncanakan pada hari Senin tanggal 03 Agustus 2015, serta tidak ada permasalahan lagi khususnya masalah ketenagakerjaan.
Ratusan Pekerja PT Parklane Lakukan Demo

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.