Massa FSPS dan Gapoktan Minta Bupati Cirebon Tanggap Masalah Buruh dan Kekeringan - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

Massa FSPS dan Gapoktan Minta Bupati Cirebon Tanggap Masalah Buruh dan Kekeringan

Massa FSPS dan Gapoktan Minta Bupati Cirebon Tanggap Masalah Buruh dan Kekeringan
Cirebon   – Ratusan massa Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS) bersama aliansi Gapoktan Citra Mandiri dan lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) AGAMI luruk kantor Bupati Kabupaten Cirebon.
Massa menuntut bupati agar tanggap terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama kaum buruh agar mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Massa juga menuntut bupati agar tegas terhadap perusahaan yang tak membayarkan upah buruh sesuai Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Cirebon.
Untuk itu, lanjut Rosadi, pihaknya menginginkan aparat penegak hukum termasuk Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra untuk bertindak tegas kepada perusahaan yang membayar upah karyawan di bawah UMR.
"Kepada bupati yang terhormat, kami mohon untuk dengarkan aspirasi kami, karena masih banyak buruh yang tertindas di Kabupaten Cirebon ini, kalau perlu cabut izin perusahaan yang tak punya itikad baik dalam menyejahterakan karyawannya," tutup Rosadi.
Demo juga disertai dengan tuntutan dari Gapoktan se-Jagapura Kecamatan Gegesik menyusul gagalnya musim tanam dan musim panen di desa tersebut. Massa minta pemerintah lebih peka dan mencari jalan yang tak merugikan petani dalam menanggulangi kekeringan yang diakibatkan oleh kemarau berkepanjangan.
"Kami petani menuntut janji-janji pada saat bupati kampanye yang siap membangun sarana irigrasi DAM (bendungan air) sungai kumpulkista dan selalu memperhatikan nasib para petani di Jagapura. Semalam ini air pembuang tidak maksimal untuk difungsikan," kata H. Uug Kuijaeni, SS selaku Ketua Gakpotan Citra Mandiri Jagapura, Kecamatan Gegesik.

Sumber : http://humas.polri.go.id/

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.