MK Kabulkan Jalan Bagi Buruh Kontrak Jadi Buruh Tetap - Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS)

MK Kabulkan Jalan Bagi Buruh Kontrak Jadi Buruh Tetap


MK Kabulkan Jalan Bagi Buruh Kontrak Jadi Buruh Tetap
Jakarta - Terhitung mulai hari ini, rekomendasi dari Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan (PPK) terkait peningkatan status pegawai kontrak menjadi tetap harus lebih diperhatikan para pengusaha. Sebab jika tidak dipatuhi bisa saja pegawai yang bersangkutan menindaklanjuti ke pengadilan.  

MK mengabulkan permohonan Perwakilan dari Buruh salah satunya dari Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS) yang meminta frasa 'demi hukum' di Pasal 59 ayat (7), Pasal 65 ayat (8), dan Pasal 66 ayat (4) di undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan diinterpretasikan lebih jauh yaitu menjadi '.. demi hukum yang  pelaksanaannya dapat dimintakan ke Pengadilan Negeri'.

Putusan MK tersebut membuat pegawai kontrak bisa meminta nota pemeriksaan ke Pengadilan Negeri setelah melewati dua syarat yaitu jika tidak ada kesepakatan saat perundingan dua pihak antara buruh dan pengusaha telah dilaksanakan.

"Dengan syarat, satu, telah dilaksanakan perundingan dwi partied akan tetapi perundingan tidak mencapai kesepakatan, atau salah satu pihak menolak untuk diajak berunding".

"Kedua, telah dilakukan pemeriksaan oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan (PPK) berdasarkan peraturan perundang-undangan,"

Menurut MK, dengan adanya nota pemeriksaan dari pengadilan, akan lebih memberi perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja. Selama ini, nota keputusan pegawai pengawas ketenagakerjaan (PPK) hanya diterima oleh pengusaha tanpa ada kewajiban untuk ditindaklanjut.
MK Kabulkan Jalan Bagi Buruh Kontrak Jadi Buruh Tetap


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.